Kejelekan Jokowi dan Prabowo

26 May 2014

Media Bohong Untuk Berpolitik

Sebagai blogger, yang menekuni hobi saya dengan menulis di media sosial terutama blog. Saya geram ketika mendengar cemooh dari orang-orang yang mengatakan tentang kebohongan penulis di internet.

Memang saya akui, tidak semua penulis di internet itu jujur. Ada pula yang membuat judul dan isi fitnah atau kebohongan. Ada juga yang fakta dan opini dari penulis sendiri.

Kejelekan Jokowi dan Prabowo

Melalui tulisan ini, saya tidak akan menuliskan kejelekan dari Prabowo dan Jokowi. Karena saya tidak tahu banyak tentang politik. Soal judul, jangan berprasangka buruk dulu ya.. :) . Saya hanya akan menuliskan apa yang pernah saya dengar dari masyrakat sekitar, serta dari berita yang ada (\”tanda kutip\”).

Belakangan ini saya mendengar orang-orang di warung yang membicarakan tentang politik. Tak jarang mereka juga memberikan berita yang jelek-jelek tentang capres yang tidak mereka dukung. Kemudian sebaliknya, mereka mengajak orang lain untuk mendengarkan yang baik-baik saja tentang capres yang dipilihnya.

Seperti ini kata pendukung Jokowi dan Prabowo:

\”Berita tentang politik di Internet yang menjelek-jelekan Jokowi itu Bohong.

Berita tentang politik di Internet yang menjelek-jelekan Prabowo itu Bohong.

Di Internet katanya Ulama mendukung Jokowi itu bohong, padahal beritanya yang bohong. Emang bener kok Ulama pada dukung Jokowi, masa mereka gak ngedukung Jokowi? Jokowi kan sudah naik haji, jadi jelas Jokowi didukung oleh Ulama.

Prabowo itu punya visi dan misi untuk negara dan rakyat Indonesia yang sudah jelas, tidak seperti Jokowi yang belum jelas.

Jika Jokowi jadi presiden, maka negara akan hancur. Jokowi akan gagal.

Jika Jokowi jadi presiden, maka jokowi akan membuat kafir bangsa ini.

Media memberitakan Prabowo akan membunuh Jokowi, jadi benar kalo Prabowo menjadi presiden bukan tidak mungkin Prabowo akan membunuh secara diam-diam rakyat yang tidak mendukungnya. Apalagi Prabowo diisukan sebagai dalang dari penculikan mahasiswa. Ditambah lagi pendukung Prabowo itu lebih banyak preman.

Kata siapa Jokowi kristen? Jokowi udah pernah naik haji, emangnya Prabowo? Nikah aja kagak, bagaimana kalau dia jadi presiden, siapa yang akan jadi ibu negara, ditambah lagi dia belum naik haji.\”

asstaghfirullah :| , dan masih banyak lagi, mereka saling menyindir siapa yang tidak didukungnya.

Berita di Internet

Mereka bilang, media bohong untuk berpolitik. Tapi ketika saya tanyakan darimana Anda mendapat berita kebohongan tentang Jokowi dan Prabowo? Mereka menjawab, \”berita di Internet itu ngasal, bohong. Yang benar itu berita di TV.\”

Mereka beranggapan tulisan-tulisan yang ada di komputer, di Internet yang membicarakan tentang kejelekan pilihan mereka adalah kebohongan.

Kalau begitu, lebih baik Anda jangan menggunakan Internet jika menggunakan Internet hanya untuk mencari-cari kesalahan dari kedua capres dan menggali kejelekan mereka. Saya yakin Anda juga mencari berita di Internet, bukan hanya mendengar dan melihat dari TV.

Janganlah menyebar fitnah dan kebohongan ke banyak orang demi mendukung pilihan Anda.

Dukung Jokowi ya silakan, asal jangan memfitnah Prabowo dengan kejelekan-kejelekan yang didapatkan entah darimana.

Dukung Prabowo ya silakan, asal jangan menyebar berita kejelekan-kejelekan Jokowi yang di buat-buat sendiri.

Pilihan ada ditangan Anda untuk menentukan masa depan Bangsa.

Tolonglah jangan mengada-ada. Masyarakat pastinya sudah semakin cerdas dalam memilih berita ataupun bahan bacaan mereka :) .


TAGS Pemilu


-

Search

Follow Me

weblog Miz Tia

Promosikan

Recent Post

Blogger Reporter Indonesia